Product Marketing? Ini Arti, Tugas, Pilar, dan Gajinya

Product Marketing Ini Arti, Pilar, Tugas, dan Gajinya

RekrutKerja.com – Product Marketing adalah kunci sukses antara pengembangan produk, penjualan dan hubungan konsumen. Sebagian besar tugasnya membantu meningkatkan penjualan, karena peran Product Marketing masih berkaitan dengan pemasaran.

Jika ingin menjadi pemasar produk, kamu bisa mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan strategi pemasaran. Riset kebutuhan pengguna akan suatu produk atau layanan juga sangat diperlukan.

Jadi, pantau terus sampai akhir untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang Product Marketing, tugas kamu, dan apa tolok ukur kesuksesan dalam peran ini. Tim RekrutKerja merinci bagaimana dapat berhasil mengejar karir di bidang Product Marketing.

‍Apa itu Product Marketing?

‍Apa itu Product Marketing

Ketika sebuah perusahaan bermaksud untuk menciptakan suatu produk berupa produk atau jasa, jelas bahwa ia melakukan penelitian untuk memastikan bahwa produk tersebut bermanfaat bagi target pasarnya. Jika produk sudah ada, maka produk tersebut dijual.

Oleh karena itu, proses pemasaran suatu produk kepada pembeli merupakan salah satu tugas Product Marketing. Selain itu, Product Marketing juga dapat diartikan sebagai seseorang yang menentukan posisi pasar untuk analisis strategi Product Marketing.

Tugas Product Marketing

Tugas Product Marketing

Sebelum memulai karir dengan Product Marketing, ada baiknya memahami terlebih dahulu apa saja tanggung jawab dan kewajiban Product Marketing. Ini termasuk:

  • Mendukung peran manajer pemasaran dalam mengawasi operasi departemen.
  • Berkontribusi dalam implementasi strategi pemasaran untuk pengembangan kembali produk yang baru atau lama dibuat menjadi pengembangan produk.
  • Evaluasi keefektifan semua aktivitas pemasaran bersama dengan peran lain seperti pemasaran digital untuk departemen pemasaran tradisional.
  • Menyelenggarakan kegiatan pemasaran untuk meningkatkan brand awareness produk untuk meningkatkan penjualan.
  • Bekerja dengan tim penjualan dan pemasaran digital untuk membuat kampanye pemasaran untuk produk kamu.
  • Bekerja dengan manajer saat menyiapkan anggaran pemasaran untuk mengungkapkan dan memantau biaya guna menghindari anggaran berlebih.
  • Melakukan riset pasar untuk mengidentifikasi pertumbuhan penjualan dan peluang promosi yang sesuai.

Konsep dasar Product Marketing

Konsep dasar Product Marketing

Untuk dapat melakukan pekerjaan Product Marketing, Kamu harus benar-benar memahami cara melakukan pemasaran yang baik agar promosi kamu berhasil. Untuk memahami strategi pemasaran ini, dapat mempelajari konsep dasar Product Marketing seperti:

1. Produksi

Pemasar produk sangat perlu memahami apa nilai dan tujuan produk tersebut. Dengan begitu, bisnis dapat secara akurat menargetkan konsumen untuk memaksimalkan penjualan.

Sebuah studi produksi akan sangat berguna. Studi ini mengidentifikasi bagaimana promosi di masa depan akan dilakukan, termasuk informasi tentang harga pasar, kualitas produk yang dihasilkan oleh pesaing, kebutuhan produk konsumen, dan kondisi pasar.

2. Produk

Selain memikirkan alur produksi, kamu juga harus memikirkan secara serius kualitas produk kamu. Sebagus apapun strategi promosi kamu, kamu tidak akan mendapatkan pelanggan setia jika produk berkualitas buruk.

3. Penjualan

Bagaimanapun, strategi promosi ditujukan untuk meningkatkan penjualan. Strategi promosi biasanya melibatkan penawaran bonus atau hadiah kepada konsumen ketika mereka membeli suatu produk. Beberapa perusahaan menawarkan sampel agar konsumen dapat mencoba produk yang mereka jual terlebih dahulu.

4. Pemasaran

Proses pemasaran berhasil ketika penjualan berjalan lancar dengan nilai tinggi. Namun, pemasaran tidak berhenti saat penjualan tinggi, terus berlanjut selama perusahaan terus beroperasi.

Strategi Product Marketing  yang Biasa Diimplementasikan

Strategi Product Marketing  yang Biasa Diimplementasikan

Dalam melakukan promosi produk, pemasar produk memiliki berbagai macam strategi. Berikut tujuh strategi Product Marketing yang bisa digunakan.

  • Product telemarketing
  • Email marketing
  • Referral selling
  • Iklan berbayar
  • Promosi media sosial
  • SEO product marketing
  • Membangun testimoni konsumen

Jangan khawatir. Kamu tidak harus melakukan semua tugas Product Marketing di atas sendirian! kamu dapat bekerja dengan peran lain seperti pemasaran digital, spesialis media sosial, dan lainnya untuk mencapai tujuan pemasaran lebih cepat.

Pilar Product Marketing

Fondasi dalam menjalankan strategi Product Marketing harus selalu dijaga agar promosi berjalan dengan lancar. Berikut rincian empat unsur Product Marketing:

1. Riset Pasar

Riset pasar adalah pilar utama pekerjaan Product Marketing. Temuan riset akan menentukan banyak hal, mulai dari jenis produk yang dibuat untuk target konsumen.

2. Penentuan Kriteria Kebutuhan Konsumen

Seperti yang sudah dijelaskan, penentuan konsumen harus dilakukan melalui riset yang mendalam. Mengetahui konsumen yang dituju akan memudahkan Product Marketing kamu.

3. Mengidentifikasi Product Persona

Persona produk merupakan pilar ketiga Product Marketing, yang diwujudkan dengan membedakan karakteristik produk berdasarkan konsumen yang dituju. Ini juga bisa disebut sebagai USP (Unique Selling Point) untuk membedakan produk kita dari kompetitor.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menerapkan pilar ketiga Product Marketing:

  • Pesan yang jelas dari produk
  • Cara penyampaian pesan yang tepat
  • Kesesuaian media pemasaran

4. Analisis Konektivitas Produk dan Pasar

Product Marketing tidak hanya membidik konsumen, tetapi juga apakah saluran pemasaran sudah sesuai. Jika memasarkan produk kamu dalam bentuk makanan enak tanpa mempertimbangkan kandungan nutrisinya di komunitas vegan, makanan tidak akan laku.

Analisis yang dilakukan pada awalnya harus mencakup ruang penjualan. Apakah itu sesuai. Dengan demikian, hubungan antara produk dan pasar terjalin.

Benchmark Keberhasilan Product Marketing

Semua peran di perusahaan membutuhkan kesuksesan di meja kerja. Berikut 3 hal yang akan menjadi benchmark atau tolok ukur untuk sukses dalam Product Marketing:

1. Loyalitas Konsumen

Ketika suatu produk berkualitas baik dan konsumen puas dengan produk tersebut, kemungkinan konsumen akan bertransaksi dengan produk yang sama meningkat. Itu sebabnya Product Marketing biasanya mengumpulkan data konsumen untuk memahami konsumen baru dan lama mana yang dimiliki. Ini disebut kurva retensi.

Kurva holding dapat ditemukan dengan cara berikut.

(jumlah konsumen – konsumen yang menggunakan produk berulang kali)/total jumlah konsumen X 100%

2. Kepuasan konsumen

Product Marketing berhasil melakukan tugasnya ketika konsumen merasa puas setelah membeli suatu produk atau menggunakan suatu jasa. Karena Product Marketing juga merupakan salah satu tokoh kunci dalam penciptaan produk.

Kepuasan ini tentu saja tergantung pada kualitas produk.

3. Pertumbuhan Pendapatan

Jika dua tolok ukur Product Marketing sebelumnya berhasil, maka tujuan utama perusahaan untuk meningkatkan pendapatan tentu sudah terpenuhi.

Perbedaan Peran Product Marketing VS Digital Marketing

Perbedaan Peran Product Marketing VS Digital Marketing

Product Marketing memiliki beberapa peran yang tumpang tindih, seperti melakukan promosi pemasaran. Meskipun demikian, keduanya memiliki perbedaan mendasar dan penting dalam peran mereka.

Product Marketing pada dasarnya adalah proses pemasaran suatu produk dengan menganalisis produk dan pasar terlebih dahulu. Analisis tersebut digunakan dalam kegiatan promosi serta bagaimana menciptakan produk yang dibutuhkan konsumen dan pasar.

Di sisi lain, pekerjaan pemasaran digital biasanya dimulai setelah Product Marketing melakukan analisis.

Product Marketing berfokus pada aspek-aspek penting dari suatu produk dan bagaimana konsumen memandangnya. Di sisi lain, digital marketing lebih fokus pada bagaimana produk kamu didistribusikan seluas-luasnya kepada calon konsumen sebanyak-banyaknya.

Gaji Product Marketing di indonesia

Gaji Product Marketing di indonesia

Posisi Product Marketing memiliki gaji tinggi. Apalagi saat bekerja di perusahaan besar. Karena jika Product Marketing berhasil dalam promosi produk dan penjualan yang tinggi, perusahaan pasti akan diuntungkan.

Gaji Product Marketing berkisar antara Rp4.500.000 – Rp30.000.000. Ini ditentukan oleh pengalaman, posisi, dan, tentu saja, ukuran perusahaan tempat kamu bekerja. Semakin besar perusahaan atau semakin tinggi posisinya, semakin tinggi pula gaji pemasaran produknya.