6 Pekerjaan yang Cocok untuk Seorang Introvert

6 Pekerjaan yang Cocok untuk Seorang Introvert

6 Pekerjaan yang Cocok untuk Seorang Introvert – Introvert adalah orang yang suka menghabiskan waktu sendirian. Banyak orang berpikir bahwa introvert itu pemalu dan antisosial. Introvert dan orang pemalu tidaklah sama.

Introvert sering menstigmatisasi diri mereka sendiri sebagai orang yang tidak keren dan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja. Apakah itu benar? Temukan jawaban di bawah ini!

Apakah Introvert Seseorang yang Suka Menyendiri?

Mengutip dari laman WebMD: Introvert adalah orang yang merasa lebih nyaman saat bisa fokus pada ide dan pemikirannya. Alih-alih berfokus pada hal-hal di luar diri seperti yang dilakukan ekstrovert. Introvert lebih menikmati suasana dengan satu atau dua orang dibandingkan dengan banyak orang.

Orang dengan kepribadian introvert sering mengatakan bahwa mereka suka menyendiri, tetapi mereka juga suka berada dalam kelompok kecil, meskipun tidak sepenuhnya. Mereka suka obrolan juga, tapi mereka suka obrolan yang penuh kualitas dan makna, bukan topik Juli.

Namun, secara umum, introvert mengisi kembali energinya dengan menyendiri setelah menghabiskan waktu bersama. Kepribadian ini cenderung lebih pendiam dan kalem, namun lebih luwes dalam menilai diri sendiri. Ya, introvert sangat tertutup.

Faktanya, setiap orang memiliki komponen introvert dan ekstrovert. Namun bedanya ada yang lebih didominasi oleh introvert dan ada pula yang lebih didominasi oleh ekstrovert.

Ciri-ciri Seorang Introvert

Apakah sebenarnya seorang introvert? Untuk mengetahui hal ini, kamu perlu mengenali ciri-ciri umum orang introvert. Berikut beberapa ciri orang introvert:

1. Merasa Lelah Saat Menghabiskan Waktu dengan Banyak Orang

Bagi introvert, bertemu banyak orang bisa jadi melelahkan. bagaimana itu? Karena harus beradaptasi dengan orang-orang di sekitar kamu. Mulai dari candaan yang menjadi topik pembicaraan hingga cara berpikir mereka yang mungkin berbeda dengan kamu.

Energi  mudah terkuras jika menghabiskan terlalu banyak waktu dengan orang lain. Apalagi jika perlu berinteraksi dengan banyak orang sekaligus. Inilah mengapa introvert suka diam dan menjaga jarak dari keramaian.

2. Nikmati kesendirian

Menghabiskan waktu sendirian membuatku bahagia. Karena bisa mengisi ulang energi yang dikonsumsi setelah seharian dihabiskan dalam kesendirian. Tapi itu tidak berarti introvert sendirian 24/7. Introvert juga senang berinteraksi dengan orang-orang terdekatnya, seperti teman dan keluarga.

3. Tidak Punya Banyak Teman, Tapi Berkelas

Salah satu kesalahpahaman tentang introvert adalah mereka antisosial dan tidak suka berada di sekitar orang lain. Jelas ini salah. Introvert seperti ekstrovert yang suka berteman. Bedanya, introvert lebih pilih-pilih dalam memilih teman dekat. Meskipun mereka mungkin tidak memiliki banyak teman, pertemanan introvert memiliki standar yang sangat tinggi.

4. Meningkatnya Minat dalam Pekerjaan Mandiri

Introvert cenderung lebih tertarik melakukan sesuatu sendirian. Karena tidak harus beradaptasi dengan lingkungan baru.

5. Mudah Teralihkan Perhatiannya

Introvert sering kewalahan ketika harus berada di tengah keramaian dan bertemu banyak orang. Ini sering mengalihkan perhatian mereka. Ketika terganggu, sulit untuk fokus dan tetap fokus. Oleh karena itu, ketika merasa perlu berkonsentrasi, mereka lebih memilih tempat yang sepi dan tenang.

6. Lebih Sadar Diri

Introvert cenderung lebih mengenal dan memahami diri mereka sendiri. Pasalnya, saat sendirian, sering tenggelam dalam pikiran dan perasaan sendiri. Untuk lebih mengenal berbagai hal yang berkaitan dengannya. Mereka suka memikirkan tentang kehidupan yang sedang dan akan mereka jalani. Ada orang yang menyukai buku, suka menonton film terkait, atau dekat dengan refleksi.

7. Belajar Melalui dengan Cara Observasi

Cara belajar introvert adalah dengan mengamati terlebih dahulu. Kamu cenderung belajar terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu dan melakukannya sendiri. Jika harus berlatih, orang introvert pun lebih suka melakukannya di tempat yang tidak diketahui banyak orang.

Sebuah studi dalam Journal of Motor Behavior yang diterbitkan pada tahun 2008 menemukan bahwa introvert cenderung memproses informasi lebih lama daripada ekstrovert. Oleh karena itu, mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk memproses ide dengan lebih serius sebelum beralih ke ide lain.

Tipe dan Jenis Introvert

Ada empat jenis introvert berdasarkan tingkat introversi mereka:

1. Introvert Sosial

Kamu adalah tipe orang yang lebih menyukai kelompok kecil dan suasana yang tenang daripada keramaian.

2. Pemikiran Introvert

Tipe kedua lebih suka melamun dan melamun. Mereka cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dengan pikiran mereka dan memiliki imajinasi kreatif.

3. Introvert yang Cemas

Mereka menghabiskan waktu sendirian bukan hanya karena mereka menyukainya, tetapi juga karena sering merasa canggung saat bersama orang lain.

4. Introvert yang Bertahan

Tipe introvert ini tidak bisa membuat keputusan secara spontan. Mereka cenderung berpikir sebelum bertindak. Biasanya mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengambil keputusan.

Mitos Tentang Introvert

Tidak jarang berbagai mitos tentang introvert beredar di masyarakat, dan meskipun banyak dari mitos tersebut belum terbukti kebenarannya, namun akhirnya menjadi label bagi para introvert di masyarakat. Sebagai contoh:

1. Introvert Susah Jadi Pemimpin

Banyak orang berpikir bahwa introvert sulit menjadi pemimpin. Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan Academy of Management pada tahun 2012 menemukan bahwa introvert bisa menjadi pemimpin yang hebat dengan mendengarkan setiap anggota tim untuk mendapatkan hasil terbaik. Introvert dapat berkontribusi pada kesuksesan mereka melalui ketelitian dan organisasi.

2. Kepribadian Introvert dapat disembuhkan Atau diubah

Orang dengan kepribadian introvert sering dianggap aneh atau memiliki gangguan mental. Tidak sedikit orang yang menganggap hal ini negatif dan perlu diobati. Namun, anggapan ini jelas salah. Karena anggapan tersebut, para introvert seringkali menghadapi tantangan untuk lebih aktif di sekolah atau di tempat kerja.

Introvert tidak pemalu atau antisosial. Kepribadian ini terlalu peka terhadap rangsangan eksternal, seperti bersosialisasi dengan banyak orang dalam waktu yang bersamaan, yang menguras energi dan kekuatan mental.

3. Introvert itu Sombong

Mitos lain yang sering terdengar dari para introvert adalah mereka sombong. Introvert merasa mereka tidak perlu berbicara jika tidak perlu. Terkadang mereka lebih suka memperhatikan orang-orang di sekitar mereka. Hanya saja orang lain tidak memahami hal ini dan mengartikannya sebagai sombong.

Jurusan yang Cocok untuk Introvert

Jika memiliki sisi introvert yang lebih dominan dan mempertimbangkan untuk tidak perlu berinteraksi dengan banyak orang setiap hari, ada sejumlah jurusan kuliah yang dapat dipertimbangkan yang akan membuat kamu berada di jalur yang benar. Jurusan yang cocok untuk introvert antara lain:

1. Jurusan Sastra

Kamu bisa mengambil jurusan sastra. Ada banyak bidang sastra yang menarik seperti Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Asing dan Sastra Daerah.

Sastra identik dengan membaca dan menulis. Kegiatan yang membutuhkan ketenangan dan konsentrasi tinggi. Jadi, jurusan ini sangat cocok untuk para introvert. Kamu juga tidak perlu khawatir tentang prospek pekerjaan kamu. Ada banyak pekerjaan yang dapat dilamar oleh jurusan sastra, termasuk penulis, penerjemah, editor, dan penulis konten.

2. Perpustakaan

Introvert dikenal karena kerapian dan ketelitiannya. Jadi, jurusan ilmu perpustakaan mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu. Akurasi sangat dibutuhkan di departemen ini untuk mengumpulkan, mengatur, dan menyimpan data dengan cermat. Jurusan ini membutuhkan keterampilan manajemen dan teknologi informasi yang baik.

Lulusan jurusan ilmu perpustakaan dapat berkarir di bidang perpustakaan dan kearsipan.

3. Akuntansi

Jurusan ini menekankan keakuratan perhitungan daripada keterampilan komunikasi. Jurusan ini sangat cocok untuk introvert. Kamu akan belajar bagaimana menyusun transaksi keuangan yang membutuhkan ketelitian dan keterampilan matematis. Prospek karir untuk jurusan akuntansi meliputi akuntan, teller bank, dan konsultan.

4. Jurusan Teknik Informatika

Kursus ini sangat cocok untuk penggemar teknologi. Karena jurusan ini lebih berfokus pada pengkodean, membuat program, dan meningkatkan keterampilan, kamu tidak memerlukan banyak interaksi dengan orang lain. Akan ada lebih banyak waktu ketika bertemu komputer dan bekerja sendiri daripada dalam kelompok daripada bertemu orang.

Peluang kerja bagi lulusan teknik informasi saat ini banyak mendapat perhatian, mulai dari front-end, back-end, web developer, dan lainnya.

5. Farmasi

Jurusan farmasi sangat cocok untuk introvert. Di jurusan ini kamu akan lebih aktif di lab. Mereka juga akan lebih banyak berinteraksi dengan formula obat daripada manusia. Kamu juga harus membaca buku teori untuk mempelajari kegunaan dan dosis masing-masing obat. Presisi juga diperlukan untuk jurusan farmasi. Karena berhubungan langsung dengan kesehatan dan kehidupan.

Lulusan farmasi memiliki peluang karir yang besar, mulai dari menjadi apoteker atau bekerja di laboratorium pabrik kimia.

Pekerjaan Terbaik dan Sangat Cocok untuk Seorang Introvert

Memilih profesi yang tepat pasti dapat mempengaruhi kualitas dan hasil kerja kamu. Introvert yang lebih suka bekerja sendiri akan lebih fokus dan lebih percaya diri saat melakukan sesuatu sendirian. Lantas, karir apa yang cocok untuk introvert?

1. Akuntan

Akuntan harus lebih fokus untuk bekerja sendiri dengan tenang. Tidak boleh ada kesalahan karena laporan keuangan harus dapat dihitung secara akurat. Akuntan juga lebih tertarik pada angka dan perhitungan yang sudah ada.

2. Penulis

Introvert umumnya pandai menyampaikan ide-ide mereka melalui tulisan. Nah, karir sebagai penulis bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu. Menulis juga membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi dan suasana yang tenang untuk mengungkapkan pikiran dalam tulisan. Jadi jurusan kerja sebagai penulis akan sangat cocok untuk para introvert.

3. Penerjemah

Menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain membutuhkan banyak konsentrasi. Selain itu, suasana yang tenang juga menjadi kunci dalam menyelesaikan pekerjaan. Hal ini juga sangat cocok dengan karakteristik seorang introvert yang suka bersikap tenang.

4. Programmer

Pekerjaan yang cocok untuk introvert yang pertama adalah programmer. Karena banyak perusahaan telah mendigitalkan bisnis mereka, peluang karir untuk menjadi pemrogram juga semakin berkembang. Oleh karena itu, kamu dapat menemukan banyak lowongan programmer di bursa kerja.

Jenis pekerjaan ini bekerja di depan layar komputer tanpa interaksi yang berlebihan dengan orang lain.

5. Manajer

Tugas menjadi administrator dapat dilakukan dengan lebih mudah tanpa bantuan orang lain. Karena tugas ini membutuhkan ketelitian dan akan lebih cepat selesai jika dikerjakan sendiri. Jadi, pekerjaan ini sangat cocok untuk kamu yang introvert.

6. Desain Grafis

Desain grafis, seperti programmer, baru-baru ini menjadi karir yang dicari oleh banyak perusahaan. Profesi ini juga sangat cocok untuk para introvert. Yang di butuhkan hanyalah komputer untuk membuat desain dengan perangkat lunak seperti Photoshop, Coreldraw, dll. Tidak perlu interaksi yang memakan energi berlebihan.