Apa Itu Job Desk Operator Produksi dan Standar Gajinya Terbaru

Apa Itu Job Desk Operator Produksi dan Standar Gajinya Terbaru

RekrutKerja.com – Apa Itu Job Desk Operator Produksi dan Standar Gajinya Terbaru – Bagi kamu yang ingin bekerja sebagai operator produksi, apakah sudah mengetahui kisaran gaji operator produksi?

Operator produksi adalah salah satu pekerjaan yang melibatkan mesin. Ini berlaku tidak hanya untuk mesin produksi, tetapi juga untuk alat berat seperti forklift dan excavator. Banyak perusahaan besar sekarang menawarkan gaji nominal yang layak kepada operator produksi.

Ingin tahu lebih banyak tentang gaji Job Desk operator produksi, dan daftar kriteria? Lihat diskusi lengkapnya dalam ringkasan di bawah ini!

Pengertian Operator Produksi

Pengertian Operator Produksi

Seperti apa pekerjaan seorang operator produksi? Dalam praktiknya, operator produksi adalah orang di pabrik yang membantu menjalankan produksi. Tugasnya adalah mengoperasikan atau mengawasi proses produksi dari bahan mentah hingga produk siap pakai atau dijual.

Biasanya, pekerja produksi menangani mesin setiap hari. Mulai dari pengoperasian mesin, perawatan hingga kontrol mesin. Namun, tidak semua operator produksi memiliki tanggung jawab yang sama.

Hal ini karena setiap perusahaan memiliki kebijakan tersendiri mengenai tugas dan tanggung jawab operator produksi. Misalnya, operator SPBU memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda dengan operator alat berat.

Namun, secara umum kriteria menjadi operator produksi tetap sama:

  • Pendidikan Minimal SMA atau SMK
  • memiliki fisik yang kuat dan bugar
  • perhatian terhadap detail
  • komunikasi yang baik
  • Kamu dapat mengendalikan emosi. Ketenangan, misalnya, saat mesin bermasalah
  • Keuntungan bisa menggunakan komputer

Job Desk Operator Produksi

Setelah mengetahui apa itu operator produksi dan apa saja kriterianya, kali ini kita bahas Job Desk operator produksi, diantaranya :

1. Melakukan Pengawasan Mesin

Job Desk operator produksi yang pertama adalah untuk mengawasi mesin, mulai dari peralatan kalibrasi hingga alat ukur. Kamu juga perlu memastikan bahwa mesin dapat berjalan dengan lancar agar dapat menghasilkan barang yang diinginkan nantinya.

Jika memiliki mesin produksi yang tidak berfungsi atau tidak berfungsi, kamu harus segera menanganinya. Jika tidak tahu banyak tentang mesin, yang harus dilakukan hanyalah melaporkannya kepada orang yang lebih tahu tentang mesin tersebut.

2. Periksa produk

Job Desk pekerja produksi berikutnya sedang memeriksa produk jadi. Sebab, untuk memastikan produk yang dihasilkan sudah sesuai standar atau tidak diperlukan prediksi. Setiap produk jadi harus diperiksa satu per satu untuk memastikan tidak ada yang cacat atau tidak memenuhi standar.

3. Terjaminnya Pencapaian Tujuan

Operator produksi harus mampu memenuhi target harian. Tujuan kami adalah untuk memastikan bahwa kebutuhan pelanggan kami selalu terpenuhi. Tujuan yang tidak terpenuhi juga menghambat proses distribusi produk. Hal ini dapat menyebabkan pelanggan kecewa dengan kekosongan produk yang mereka inginkan.

4. Membuat Laporan

Satu lagi Desk Operator Produksi tugas yang harus dilakukan adalah menulis laporan. Laporan ini dapat dihasilkan harian, mingguan, bulanan atau tahunan. Itu tergantung pada kebijakan dan peraturan masing-masing perusahaan. Umumnya isi laporan berkaitan dengan kegiatan produksi.

Gaji Operator Produksi

Gaji Operator Produksi

Biasanya, gaji operator produksi berkisar antara Rp 4,3 juta hingga Rp 6 juta per bulan. Namun, angka ini tidak sama untuk setiap perusahaan dan jJob Desk kerja yang sama.

Misalnya, gaji operator alat berat berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 15 juta. Hal ini tergantung pada alat berat yang dioperasikan. Gaji pengemudi forklift berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 7,5 juta.

Di sisi lain, gaji sopir ekskavator yang diterima setiap bulan berkisar antara Rp7 juta hingga Rp10 juta. Penghitungan kisaran gaji operator produksi alat berat dapat didasarkan pada UMR masing-masing daerah yang ditentukan oleh perusahaan.

Gaji operator SPBU berkisar antara Rp 1,9 juta hingga Rp 5,1 juta per bulan. Tentunya jika perusahaan memberikan bonus kepada karyawannya, gaji ini bisa naik lebih tinggi lagi.

Nah itulah Penjelasan mengenai operator produksi, job desk operator produksi, dan kisaran gaji operator produksi yang harus kamu ketahui. bagaimana? Apakah kamu masih tertarik untuk melamar pekerjaan ini?