Apa Itu Content Marketing? Manfaat, Tugas, Contoh, dan Proyeksi Gaji

RekrutKerja.com – Content Marketing adalah jenis pemasaran digital. Banyak perusahaan mencari peran ini untuk mendukung pemasaran digital. Meski banyak perusahaan yang mencarinya, namun masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu content marketing yang sebenarnya. apakah kamu salah satunya?

Jika tertarik untuk memulai karir sebagai Content Marketing, silahkan baca artikel ini sampai habis! Dalam pembahasan kali ini RecruitKerja akan menceritakan tentang manfaat, tantangan, contoh, proyeksi karir dan nominal gaji content marketing.

Pengertian Content Marketing

Pengertian Content Marketing

Content Marketing adalah strategi pemasaran digital yang biasanya bertujuan untuk mengarahkan pengunjung ke saluran online. Konten adalah senjata yang dapat digunakan pemasar konten untuk mengarahkan pengunjung.

Menurut definisi, konten adalah segala sesuatu yang dapat digunakan secara online untuk melibatkan target pasar kamu, mulai dari teks hingga gambar hingga desain hingga animasi hingga video.

Oleh karena itu, tugas utama seorang Content Marketing adalah membuat konsep, menganalisis, dan mengeksekusi ide pemasaran untuk diimplementasikan dalam bentuk konten. Kami berharap konten ini akan melibatkan audiens dan pada akhirnya membantu mencapai tujuan perusahaan kamu (mis., meningkatkan pendapatan, branding, dll.).

‍Manfaat Content Marketing untuk Bisnis

‍Manfaat Content Marketing untuk Bisnis

Content Marketing  untuk perusahaan sangat penting. Ketika konten memenuhi tiga persyaratan utama yaitu kepentingan, relevansi, dan konsistensi, konten menarik pengunjung dan branding perusahaan mendapatkan pengakuan dan peningkatan penjualan.

Berikut beberapa manfaat content marketing bagi perusahaan yang memasarkan produk atau jasa.

1. Meningkatkan Trafik atau Kunjungan Audiens

Content Marketing melakukan banyak riset sebelum membuat dan mendistribusikan konten. Riset ini bisa berupa jenis pengguna, manfaat produk atau layanan yang ditawarkan brand, dan konten yang relevan.

Konten yang dihasilkan dengan cara itu disesuaikan dengan audiens target. Jika konten disediakan secara teratur, pengunjung kamu akan terus mengikuti di media sosial atau menghasilkan klik di halaman web kamu.

2. Meningkatkan kualitas SEO

SEO hanyalah mesin pencari biasa yang tidak bisa menarik pengunjung jika konten yang dihasilkan tidak berkualitas. SEO akan mencapai hasil yang maksimal jika artikel yang disebarkan di website berkualitas sesuai dengan kebutuhan pengguna.

3. Tingkatkan Brand Awareness

Tujuan utama Content Marketing adalah untuk meningkatkan Brand Awareness perusahaan kamu. Ini karena calon pelanggan ingin tahu tentang merek ketika mereka menemukan konten yang relevan bagi mereka.

Saat pemirsa penasaran, mulai belajar tentang merek kamu, dan menemukan konten relevan yang disajikan secara berkelanjutan, mereka secara otomatis mulai mengikuti merek kamu. Jadi, tidak menutup kemungkinan mereka akan mulai menyebarkan informasi bahwa konten terkait juga terkait dengan lingkungan.

4. Meningkatkan kepercayaan pelanggan

Manfaat content marketing selanjutnya adalah meningkatkan kepercayaan. Dengan terus mendistribusikan konten berdasarkan permintaan pengguna, pengguna memiliki kepercayaan total. Padahal, kehadiran konten yang selalu hadir membuktikan bahwa sebuah brand itu ada dan menjamin produk atau jasa yang ditawarkan bermanfaat.

5. Konversi Audiens

Pemasar konten dapat mengonversi audiens. Misalnya, perusahaan sedang mengembangkan website website. Tentu saja keadaan halaman web yang baru saja dibuat masih sepi pengunjung.

Content marketing dapat menyusun strategi untuk meningkatkan pengunjung website. Ia akan membuat konten di media sosial yang nantinya akan diintegrasikan untuk meningkatkan pengunjung website.

Tanggung Jawab dan Tugas Content Marketing

Tanggung Jawab dan Tugas Content Marketing

Setelah mengetahui apa saja manfaat dan tujuan content marketing, apakah semakin tertarik untuk mencoba bidang karir ini? Jika demikian, berikut adalah tugas Content Marketing yang akan dilakukan nanti:

  • Melakukan riset pengguna dan persyaratan pengguna untuk konten pilihan.
  • Berdasarkan hasil riset, merancang konten yang sesuai untuk pengguna.
  • Berkolaborasi dengan pembuat konten untuk membuat konten yang selaras dengan target pasar dan nilai perusahaan kamu.
  • Kembangkan strategi promosi untuk meningkatkan keterlibatan konten yang didistribusikan.
  • Menetapkan rencana produksi konten berdasarkan hasil penelitian untuk memastikan konten relevan dan konsisten sesuai dengan platform tempat konten didistribusikan.
  • Bekerja sama dengan desainer dan pembuat konten untuk membuat jenis konten yang menarik dan nyaman bagi audiens.
  • Analisis hasil distribusi konten di berbagai platform untuk menentukan konten yang baik dan buruk.

Contoh Content Marketing yang Umum diterapkan

Contoh Content Marketing yang Umum diterapkan

Secara umum, semakin kreatif seorang pemasar konten, semakin viral dan orisinal konten yang dia buat. Tetapi sebelum mencapai tahap itu, kamu harus terlebih dahulu memahami jenis konten apa yang akan dikerjakan setelah menjadi pemasar konten. Berikut adalah beberapa contoh Content Marketing yang umum dipraktikkan:

1. Video Marketing

Video Marketing dapat didistribusikan dari Youtube ke media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Tentunya jenis video harus disesuaikan dengan target pasar dan jenis media online untuk memaksimalkan engagement.

2. Artikel Website/Blog

Karena tidak ada batasan jumlah kalimat, kamu dapat menulis artikel lebih leluasa daripada copywriting website/landing page. Namun, kamu perlu membuat artikel yang benar-benar berkualitas.

Penulisan artikel website biasanya dilakukan bekerja sama dengan pakar SEO. Content Marketing dengan pakar SEO untuk mendiskusikan kata kunci atau keputusan kata kunci artikel. Kata kunci yang digunakan harus relevan dan relevan dengan pengguna.

3. Infografik

Infografik biasanya didistribusikan di Pinterest, LinkedIn, dan Instagram. Contoh content marketing ini bisa diterapkan jika ingin memberikan banyak informasi kepada audiens dalam waktu singkat.

Jangan lupa untuk membuat infografik dengan desain yang menarik agar tidak membosankan bukan? Gunakan juga bahasa yang ringkas dan padat untuk memudahkan audiens memahami konten kamu.

4. Podcast

Biasanya tidak strategis untuk menargetkan pemirsa yang hanya membutuhkan suara jika mereka perlu menonton dan menikmati videonya. Karena radio tidak lagi populer, podcast adalah solusinya.

5. Menulis buku

Menulis buku adalah strategi content marketing yang membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Karena, tentu saja, tidak bisa sembarangan menulis buku.

Namun, dengan strategi dan topik yang tepat, bisa menulis buku dan menghasilkan banyak uang. Buku dapat didistribusikan ke toko buku online dan offline, memperluas target pasar.

6. Landing Page/Website

Contoh content marketing selanjutnya adalah landing page atau website. Biasanya saat membuat situs, kamu akan diminta untuk menentukan tampilan antarmuka. Komponen situs web antarmuka atau halaman arahan biasanya mencakup copywriting, aset desain, dll.

7. Berkolaborasi dengan Influencer/KOL

Berkolaborasi dengan influencer akan menghasilkan distribusi konten yang lebih luas, menghasilkan keterlibatan yang lebih besar. Namun, pemasar konten perlu melakukan penelitian mendalam untuk memastikan mereka bekerja dengan influencer yang sejalan dengan nilai-nilai mereka.‍

Proyeksi Karir dan Gaji Content Marketing di Indonesia

Proyeksi Karir dan Gaji Content Marketing di Indonesia

Sebenarnya Berapa Gaji Content Marketing di Indonesia? A: Itu tergantung di mana bekerja. Saat ini rata-rata gaji content marketing di Indonesia adalah UMR. Namun, semakin besar tempat kamu bekerja, semakin tinggi gaji kamu.

Lain halnya jika personal content marketing, misalnya menjadi Youtuber atau blogger pengaktif Adsense. Kamu mungkin tidak akan dibayar pada awalnya. Namun setelah mendapat untung, kamu bisa mendapatkan puluhan juta hingga ratusan juta rupiah per bulan.

Sedangkan untuk jenjang karir, Content Marketing memiliki kesempatan untuk pindah ke full-stack digital marketing atau pindah ke marketing executive/chief marketing officer.

Menjadi Content Marketing memang menyenangkan. Ini terutama benar jika berhasil mendorong keterlibatan pelanggan yang sesuai (atau melebihi) tujuan perusahaan kamu. Jadi, tidak perlu bingung mencari lowongan untuk menjadi Content Marketing.